Materi 5,6 Klas 10 Sem 2
Office Button
Secara umum, Office Button terdiri dari dua area, yaitu area kiri dan area kanan. Area kiri berisi perintah seperti New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish, dan Close. Sedangkan di area kanan berisi pintasan file dokumen yang baru-baru ini dibuka.
Secara umum, Office Button terdiri dari dua area, yaitu area kiri dan area kanan. Area kiri berisi perintah seperti New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish, dan Close. Sedangkan di area kanan berisi pintasan file dokumen yang baru-baru ini dibuka.
Pada bagian bawah
flyout ini terdapat dua tombol perintah, yaitu Word Option (digunakan untuk
melakukan properti terhadap MS Word 2007) dan Exit Word (digunakan untuk
menutup jendela MS Word). Berikut ini adalah contohnya.
Keterangan:
Nama Icon
|
Keterangan
|
New
|
digunakan untuk
membuat file dokumen kosong baru
|
Open
|
digunakan untuk
membuka file dokumen yang tersimpan
|
Save
|
perintah untuk
menyimpan file dokumen aktif
|
Save As
|
digunakan untuk
menyimpan file dokumen ke dalam format tertentu
|
Print
|
digunakan untuk
mencetak file dokumen yang sedang aktif
|
Prepare
|
digunakan untuk
melakukan properti khusus terhadap file dokumen aktif
|
Send
|
digunakan untuk
mengirimkan file dokumen aktif sebagai email / faksimile
|
Publish
|
perintah untuk
menerbitkan dokumen aktif ke website / blog / dll
|
Close
|
digunakan untuk
menutup file dokumen aktif
|
Mengenal Fungsi Icon pada Tab Home
Tab Home terdiri dari
lima Group yaitu, Clipboard, Font, Paragraph,
Styles dan editing.
Group Clipboard
Group Clipboard
terdiri dari sekumpulan menu yaitu:
Paste : untuk menempelkan
hasil copy atau cut.
Cut : untuk memotong
teks/objek terpilih.
Copy : untuk
menggandakan teks/objek terpilih.
Format Painter :
digunakan untuk meniru format halaman dokumen ke dalam dokumen lainnya.
* Tombol panah kecil
di sudut kanan-bawah setiap Group digunakan untuk mengakses pengaturan lanjutan
mengenai fungsi suatu Group.
Group Font
Menu-menu di Group
Font secara khusus berfungsi untuk pemformatan seputar huruf. Terdiri dari :
Font : un
tuk memilih jenis
huruf
Font Size : untuk
mengatur ukuran huruf
Grow Font : untuk
memperbesar ukuran huruf secara instan
Shrink Font : untuk
memperkecil ukuran huruf secara instan
Change Case : untuk
mengubah status huruf kapital/huruf kecil
Clear Formatting :
untuk menghapus pemformatan teks terpilih
Bold : untuk
menebalkan teks terpilih
Italic : untuk
memiringkan Teks terpilih
Underline : untuk
memberikan garis bawah pada teks terpilih
Strikethrough :
memberikan tanda coret padateks terpilih
Subscript : untuk
mengetik karakter pemangkatan
Superscript : untuk
mengetik karakter pemangkatan
Text Effect : untuk
memberikan efek artistik pada teks terpilih
Text Highlight Color :
untuk memberikan warna stabilo di belakang teks terpilih
Font Color : untuk
mengatur warna teks terpilih.
Group Paragraph
Group Paragraph
terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk mengatur
paragraf teks. perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
Bullets : untuk
memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
Numbering : untuk
memberikan format penomoran di tiap paragraf terpilih
Decrease Indent :
untuk menggeser baris kedua paragraf ke kiri
Increase Indent :
untuk menggeser baris kedua paragraf ke kanan
Left-to-Right : untuk
menjadikan arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
Right-to-Left : untuk
menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
Sort : untuk menyortir
data
Show Paragraph Marks :
untuk menampilkan / menyembunyikan tanda koreksi paragraf
Align Text Left :
untuk mengatur teks rata kiri
Center : untuk
mengatur teks rata tengah
Align Text Right :
untuk mengatur teks rata kanan
Justify : untuk
mengatur teks rata kanan-kiri
Line Spacing : untuk
mengatur jarak antar baris teks
Shading : untuk
mengatur warna latar teks terpilih
Border : untuk
memberikan garis tepi pada teks terpilih.
Group Styles
Group Styles terdiri
dari dua menu. Yaitu:
Heading Styles :
berisi pilihan format judul/subjudul dari paragraf terpilih
Change Styles : berisi
pilihan pengaturan tema paragraf
Group Editing
Secara umum group
Editing terdiri dari Find, Replace, dan Select. fungsinya adalah:
Find : untuk mencari
kata tertentu berdasarkan keyword tertentu dalam suatu file
Replace : untuk
mencari dan mengganti kata yang ditemukan untuk diganti dengan kata tertentu
dalam suatu file
Select : digunakan
untuk memilih objek atau teks tertentu di dalam suatu file.
Tab
Insert digunakan untuk menyisipkan objek ke dalam dokumen yang dikelola.
Baik berupa objek gambar, tabel, Shape, dan karakter spesial (Symbols). Bahkan
dengan tab Insert tersebut, user bisa menyisipkan link ke file yang berada di
luar dokumen, bahkan ke internet.
Secara umum perintah
yang terdapat di Ribbon Insert terdiri dari 7 Group perintah yang memiliki
kesamaan fungsi. Beberapa Group yang terdapat di tab ini adalah: (1)
Pages, (2) Tables, (3) Illustrations, (4) Links, (5) Header & Footer,
( 6) Text, dan (7) Symbols.
A. Fungsi Icon di Group Pages
Kata Kunci Bahasan
|
Cover Page
|
digunakan untuk
menyisipkan serta memilih jenis halaman sampul.
|
Blank Page
|
untuk menyisipkan
halaman kosong baru dalam suatu file dokumen
|
Break Page
|
untuk memisah suatu
halaman file dokumen
|
Cover
Page dibutuhkan saat user ingin membuat halaman sampul dari suatu file
yang sedang digarap, merupakan fitur teranyar MS. Word yang sudah built-in
sejak MS Word rilisan 2007 yang lalu. User bisa memilih bentuk sampul serta
melakukan setting seperlunya, jadilah halaman sampul yang formal tanpa
mengurangi nilai estetika.
Sedangkan Blank
Page digunakan untuk membuat halaman kosong baru. Ini sangat membantu user
saat pengelolaan dokumen harus pindah ke halaman baru, padahal baru setengah
halaman yang terisi teks. Jadi user tidak perlu menekan Enter ratusan kali
untuk mendapatkan halaman baru. Ini sesuai dengan visi MS. Word seabgai
aplikasi perkantoran yang simpel, praktis dan efisien.
Break Page sangat
dibutuhkan terutama saat user ingin memisahkan beberapa paragraf menjadi dua
halaman. sebagai ilustrasi, dalam suatu dokumen teridiri dari 10 paragraf yang
berjejal di satu halaman saja, terus user ingin menjadikannya sebagai dua halaman,
maka user cukup meletakkan kursor di bagian akhir paragraf yang ingin dijadikan
halaman pertama, klik icon Break page. Maka paragraf sesudah tanda kursor tadi
akan berpindah ke halaman berikutnya. Bila dalam hal ini user menggunakan icon
Blank Page, maka antara paragraf sebelum kursor dan setelahnya akan terpisah
dengan satu halaman kosong.
B. Fungsi Icon di Group Tables
Kata Kunci
Pembahasan
|
Insert Table…
|
untuk menyisipkan
tabel melalui dialog Insert Table
|
Draw Table
|
untuk menyisipkan
tabel dengan cara menggambar di halaman dokumen
|
Convert Text to
Table…
|
digunakan untuk
menjadikan teks terpilih berada dalam tabel
|
Excel Spreadsheet
|
untuk menyisipkan
tabel dalam bentuk lembar kerja Excel
|
Quick Tables…
|
untuk menyisipkan
tabel instan yang sudah tersedia jenis dan bentuknya di dalam MS. Word 2010
|
Saat user meng-klik
icon Table, akan muncul flyout yang berisi perintah-perintah tersebut
dengan judul Insert table. Pada pilihan pertama terdapat built-in tabel. Disini
user cukup memilih jumlah tabel dengan menggerakkan pointer secara diagonal dan
diakhiri dengan klik kiri mouse untuk menerapkan jumlah tabel terpilih. Disini
jumlah tabel terbatas dalam 10 tabel.
Insert
Table… digunakan untuk menyisipkan tabel melalui dialog box. User perlu
menentukan jumlah kolom ke samping di area Number of Columns serta mengisi
kotak Number of Rows untuk menentukan jumlah kotak ke bawahnya. Disini jumlah
tabel maupun kolom tidak dibatasi, jadi user dapat menyisipkan tabel sepuasnya
melalui perintah ini.
Draw Table berfungsi
untuk menyisipkan tabel dengan menggambar secara manual di area dokumen. Saat
icon ini di-klik, pointer mouse langsung berupa menjadi pensil yang dinamis.
Drag secara diagonal untuk membuat gambar tabel berbentuk kotak. Bila di-drag
secara diagonal akan membentuk garis lurus namun tidak melupakan ekstensinya
sebagai tabel. Bila user membuat garis ini secara berurutan, maka spasi antar
garis yang dibuat akan menjadi area dalam suatu tabel.
Convert Text to
Table digunakan untuk mengkonversi atau mengubah paragraf terpilih menjadi
berbentuk tabel. Disini program berjalan secara stereotip. Program hanya
melihat adanya jejak tombol Tab dan Enter di keyboard. Bila hanya ada dua
paragraf yang terseleksi maka hasilnya hanya ada dua kotak atas-bawah. Apabila
teks yang terseleksi terdiri dari dua paragraf yang spasinya menggunakan tab,
maka hasilnya terdapat dua kolom ke samping dan dua baris ke bawah.
Excel
Spreadsheet digunakan untuk menyisipkan tabel dengan format lembar kerja
Excel. dengan fitur ini user dapat memasukkan rumus fungsi layaknya di lembar
kerja Excel. Jadi, user dapat menghadirkan spesifikasi Excel biarpun sebenarnya
sedang bekerja di aplikasi word processor.
Quick
Tables… berfungsi untuk menyisipkan jenis tabel sesuai jatah yang tersedia
di MS. Word 2010 ini. User dipersilahkan untuk memilih jenis dan tema tabel
yang diinginkan. Dalam menu tersebut user dapat memilih desain kalender dll.
sesuai bentuk yang tersedia.
C. Fungsi Icon di Group
Illustrations
Picture
|
digunakan untuk
menyisipkan gambar yang tersimpan di komputer
|
Clip Art
|
untuk menyisipkan
gambar-gambar ilustrasi yang tersedia di library program
|
Shapes
|
digunakan untuk
menyisipkan objek gambar autoshape
|
SmartArt
|
digunakan untuk
menyisipkan gambar dalam bentuk organization
|
Chart
|
digunakan untuk
menyisipkan diagram
|
Picture merupakan
perintah yang digunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komuter atau
di media removable lainnya. Dengan ini user dapat menyisipkan gambar atau foto.
Saat user menggunakan perintah ini, user akan masuk ke jendela penjelajahan
file untuk mengakses gambar di lokasi tertentu yang ingin disisipkan ke lembar
dokumen.
Clip
Art digunakan untuk menyisipkan gambar-gambar clip untuk tujuan ilustrasi
yang berkaitan dengan tema yang dibahas dalam dokumen. Di samping itu, gambar
Clip Art dapat berfungsi sebagai elemen pemanis dari dokumen yang tergarap,
tentunya sesuai dengan yang tersedia di library program. Namun demikian user
dapat mengunduhnya dari situs resmi Microsoft Corporation.
Shapes digunakan
untuk menyisipkan objek geometris yang telah memiliki bentuk, seperti segitiga,
lingkaran, bintang, segi empat, dll. Bisa dibayangkan, betapa sulitnya membuat
gambar lingkaran dengan mengandalkan garis yang dibuat secara manual. Namun
fakta berkata sebaliknya karena adanya fasilitas Shape ini. User dapat membuat
objek lingkaran yang ideal dengan cukup menyisipkannya melalui Shape tersebut.
SmartArt merupakan
fitur jelmaan Organization Chart di Word 2003 yang kini diamputasi di MS Word
2007 ini. Tak sekedar berubah nama. Siluman fitur 2003 ini memang sarat dengan
objek inovatif dengan sosok tiga dimensi sebagai andalan. SmartArt berisi fitur
untuk membuat gambar terstruktur yang lebih bersifat ilustratif. User bisa
membuat ilustrasi jenis-jenis binatang melalui fasilitas ini.
D. Fungsi Icon di Group Links
Kata Kunci Bahasan
|
Hyperlink
|
digunakan untuk
menautkan teks / objek terpilih dengan file lain
|
Bookmark
|
digunakan membuat
penanda buku
|
Cross-Reference
|
digunakan untuk
membuat referensi antar file
|
Hyperlink digunakan
untuk menghubungkan teks atau teks terpilih dengan file lain. Bahkan, user bisa
menautkan teks terpilih dengan bagian tertentu di situs web.
Bookmark digunakan
untuk membuat penanda buku atau sebagai halaman favorit. Disini user diminta
untuk melakukan setting terhadap file yang ingin dijadikan sebagai penanda buku
atau halaman favorit dari teks atau objek terpilih.
Cross-reference digunakan
untuk membuat referensi atau rujukan antar file. Dengan fasilitas ini user
dapat membuat rujukan ke footnote atau endnote tertentu di suatu halaman.
E. Fungsi Icon di Group Header
& Footer
Kata Kunci Bahasan
|
Header
|
digunakan untuk
mengatur kepala halaman suatu file
|
Footer
|
digunakan untuk
melakukan setting terhadap kaki halaman suatu file
|
Page Number
|
digunakan untuk
melakukan setting terhadap homor halaman
|
Header digunakan
untuk mengatur kop atau kepala halaman suatu file. Biasanya suatu dokumen resmi
perlu dibubuhi kop dari suatu organisasi. Dengan fasilitas Header tersebut,
user dapat memberikan serta mengatur format header. Disitu terdapat beberapa
format Header yang sudah built-in. User dapat memilih salah satunya yang
sesuai.
Footer digunakan
untuk mengatur atribut suatu halaman berupa kaki halaman. Biasanya di bagian
footer berisi nomor halaman serta atribut komplementer lainnya. Seperti halnya
header, Footer juga berisi pilihan mengenai format Footer sehingga user tinggal
memilih serta melakukan setting seperlunya. Kesamaan antara header dan Footer
adalah: jika user sudah membubuhkan keduanya di halaman tertentu maka Header
dan Footer di halaman lainnya akan persis sama.
F. Fungsi Icon di Group Text
Kata Kunci Bahasan
|
Text Box
|
digunakan untuk
menyisipkan kotak yang dapat diisi dengan teks
|
Quick Parts
|
digunakan untuk
mengatur teks otomatis dll
|
WordArt
|
digunakan untuk
menyisipkan teks bergaya artistik
|
Drop Cap
|
digunakan untuk
menyisipkan huruf kapital besar pada awal paragraf
|
Signature Line
|
digunakan untuk
menyisipkan tanda tangan digital
|
Date & Time
|
digunakan untuk
menyisipkan tanggal dan waktu terkini
|
Object
|
digunakan untuk
menyisipkan objek dengan ekstensi OLE (Object Linking Embedded)
|
Text
Box berfungsi untuk menyisipkan kotak teks sesuai dengan pilihan yang
tersedia di menu tersebut. dengan ini user tidak perlu menyisipkan objek Shape
yang kemudian di-Add text. Disini user juga bisa melakukan setting seperlunya
terhadap Text Box yang telah disisipkan.
Quick
Parts merupakan menu yang menyediakan perintah-perintah, antara lain : (1)
Autotext digunakan untuk mengatur teks otomatis, (2) Document Property untuk
mengatur atribut dokumen [titel, tag, dll] (3) Field digunakan untuk
menyisipkan Field atau judul tabel [dapat diset sebagai nomor otomatis
sebagaimana di Access dan di Excel] (4) Building Blocks Organizer digunakan
untuk mengatur seputar partikulasi Quick Parts (5) Save Selection to Quick
Parts Gallery digunakan untuk menyimpan pemformatan dari teks terpilih ke dalam
Quick parts Gallery.
WordArt digunakan
untuk menyisipkan teks bergaya artistik. Dengan fasilitas ini user bisa
menyisipkan tulisan-tulisan artistik 3 dimensi dan efek-efek lainnya. User akan
diminta untuk memilih salah satu jenis Wordart, kemudian mengetikkan teks
setelah terdapat perintah “Your Text here” dan dengan satu langkah lagi user
sudah membuat teks dengan gaya dan efek yang fantastik.
Drop
Cap digunakan untuk menysipkan huruf kapital dengan ukuran lebih besar di
awal suatu paragraf. Disini lagi-lagi user disuguhi menu pilihan untuk
mengambil salah satu bentuk Drop Cap yang diinginkan.
Signature
Line digunakan untuk menyisipkan anda tangan digital melalui layanan
khusus yang disediakan Microsoft Corporation.
Date &
Time digunakan untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini sesuai dengan
tanggal dan waktu yang berlaku dalam sistem. dengan ini user tidak perlu lagi
mengutak-atik kalender atau bahkan membeli jam tangan hanya untuk membubuhkan
tanggal dan waktu di surat undangan. Gunakan perintah ini untuk memasukkan
waktu dan tanggal terkini di komputer.
Object digunakan
untuk menyisipkan objek embedded, berupa objek yang dapat dprogram sehingga
dapat menjalankan script tertentu. Objek yang dapat disisipkan dari perintah
ini harus berupa objek dengan ekstensi OLE atau Object Linked Embedded.
G. Fungsi Icon di Group
Symbols
Equation: digunakan
untuk menyisipkan simbol-simbol persamaan, terutama dalam bidang matematika.
Symbol: digunakan
untuk menyisipkan karakter khusus.
Icon perintah yang
terdapat di Tab Page Layout digunakan untuk pengaturan tataletak halaman
dokumen Word. Tab ini terdiri dari 5 Group perintah, yaitu : (1) Themes,
(2) Page Setup, (3) Page Background, (4) paragraph, dan (5) Arrange.
H. Icon Perintah di Group
Themes
kata kunci
|
Themes
|
digunakan untuk memilih tema halaman yang meliputi
warna halaman berikut warna hurufnya.
|
Color
|
digunakan untuk mengatur warna tema halaman.
|
Fonts
|
digunakan untuk mengatur tema huruf yang akan
diterapkan ke halaman dokumen aktif.
|
Effect
|
digunakan untuk mengatur tema efek terhadap objek
Shape yang terdapat di halaman dokumen.
|
Menu Themes menyediakan
sejumlah bentuk tema halaman secara praktis. Dengan fitur ini user dapat dengan
mudah membuat dokumen artistik tanpa harus profesional di bidang setting
layout. Semuanya dilakukan dengan praktis dan efisien. Bisa dibayangkan bahwa
melakukan setting halaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Anda perlu
mengamati mana judul, mana subjudul, dan mana paragraf, kemudian harus
mengklasifikasikan semuanya dari segi jenis huruf, ukurannya, bahkan warnanya
supaya menjadi sebuah pembukuan yang tampil dengan sosok artistik. Namun fakta
berbicara lain setelah Microsoft Corporation merekrut fitur yang satu ini ke
dalam produk aplikasi perkantorannya tersebut. Semua hal yang sejatinya hanya
mungkin dilakukan oleh layouter profesional, kini dapat dengan mudah dilakukan
oleh orang yang tidak berlatarbelakang perbukuan. Di bagian ini pula user
tinggal memilih salah satu tema yang diinginkan, maka program berjalan secara
otomatis membantu Anda melakukan setting layout, bagian per bagian, bahkan
halaman per halaman. user hanya perlu berkonsentrasi ke layar monitor dan
naskah yang diketiknya (takut dimakan kucing, he he he).
Sedangkan
menu Colors berfungsi untuk memilih warna tema dengan urutan warna
secara hierarkis. Pun juga, user dapat men-custom sendiri warna tema tertentu
melalui menu ini. Berbeda dengan menu Themes, menu Colors hanya memungkinkan
user untuk memilih jenis warna tema saja. Sementara di menu Themes adalah
berisi pilihan yang mengatur jenis, warna, dan bentuk huruf; bentuk dan warna
tabel; dan warna dasar dapat pula diatur dari menu ini.
Menu Fonts secara
spesifik digunakan untuk memilih tema huruf. User disediakan jatah tema huruf
yang akan diterapkan ke halaman dokumen. Di samping itu, menu ini juga tidak
lupa memberikan peluang bagi user penganut perfeksionisme untuk mengutak-atik
sendiri tema huruf yang diinginkan.
Menu Effects bergerak
khusus di bidang pemberian tema efek terhadap objek geometris di halaman
dokumen. Dengan ini user dapat memilih tema efek dengan nuansa warna yang telah
dipilih di menu Colors. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa untuk
membuat sebuah booklet yang aduhai tidak melulu terletak dalam aspek ide yang
tertuang dalam tulisan tersebut. Justru seorang layouter perlu mendandani
setiap objek di setiap halaman dengan efek yang sedap dipandang mata. Namun tampaknya
falsafah MS. Word tak cukup sampai disitu. Susunan dan urutan warna bahkan juga
diorientasikan untuk menjelaskan sebuah hierarkis. Di menu Effects ini user
akan menemukan hal-hal tersebut, namun user juga diberi peluang untuk melakukan
kustomisasi dalam bidang yang satu ini.
I. Icon Perintah di Group Page
Setup
Menu-menu yang
terdapat di group Page Setup disediakan untuk melakukan pengaturan halaman,
yakni dalam bidang ukuran kertas, margin halaman, pengaturan kolom teks, dll.
Halaman dokumen dapat diatur sesuai dengan keinginan user, terutama untuk
melakukan sinkronisasi dengan jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan
nantinya. Adapun menu perintah yang terdapat di group Page Setup yaitu : (1)
Margins, (2) Orientations, (3) Size, (4) Columns, (5) Breaks, (6 ) Line
Numbers, dan (7) Hypenation.
kata kunci
|
Margins
|
digunakan untuk
mengatur batas teks di halaman dokumen.
|
Orientation
|
digunakan untuk
mengatur posisi kertas.
|
Size
|
digunakan untuk
mengatur ukuran halaman.
|
Columns
|
digunakan untuk mengatur
jumlah kolom teks.
|
Breaks
|
digunakan untuk
mengatur kontinuitas halaman maupun kolom teks.
|
Line Numbers
|
digunakan untuk
mengatur kontinuitas nomor baris teks.
|
Hypenation
|
digunakan untuk
memisahkan suku kata dengan tanda hubung secara otomatis.
|
Menu Margins digunakan
untuk mengatur batas teks di halaman dokumen. Dengan menu ini user dapat
mengatur sendiri ukuran batas teks sebelah kanan, kiri, atas, dan bagian bawah
halaman. Di menu ini user telah disediakan bentuk margin bentuk standar. Namun
user tetap berpeluang untuk melakukan kustomisasi terhadap file dokumen
garapannya.
Sedangkan
menu Orientations digunakan untuk mengatur posisi kertas sesuai
keinginan pengguna. Disini hanya terdapat dua pilihan, yaitu potrait untuk
posisi kertas tegak dan landscape untuk posisi kertas datar.
Menu Size digunakan
untuk mengatur ukuran halaman dalam rangka adaptasi dengan kertas yang nantinya
akan dijadikan media cetak. Di menu ini user telah disediakan beberapa ukuran
kertas standar namun ia tetap berkesempatan untuk mengkustomisasi ukuran sesuai
dengan keinginan.
Menu Columns digunakan
untuk mengatur jumlah kolom teks pada dokumen yang tengah digarap. Dengan menu
ini user dapat menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di bagian ini MS. Word
juga memberikan satu peluang bagi user untuk melakukan kustomisasi terhadap
kolom teks dari dokumen yang digarap.
Menu Breaks digunakan
untuk memisahkan halaman, kolom teks, dll. Menu ini sejatinya sudah punya
lokasi di ribbon Insert namun masih juga pesan tempat di ribbon Page Layout
ini. Rupanya MS. Word punya setumpuk alasan mengapa menu ini muncul dua kali di
tempat yang berbeda. di ribbon Insert icon ini berupa perintah langsung untuk
memisahkan suatu halaman. Namun di ribbon Page Layout, icon ini justru berupa
menu pilihan. Di dalamnya terdapat beberapa perintah yang mendukung untuk
memisahkan halaman, memisahkan kolom teks, bahkan untuk mengakhiri seksi
tulisan. Selain itu, juga menyediakan fasilitas untuk men-sett nomor halaman,
juga berisi perintah untuk melanjutkan kembali format yang telah di-break
sebelumnya.
Line Numbers digunakan
untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat
kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun
nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user
hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik
perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua
kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran
sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.
Sedangkan
menu Hyphenation digunakan untuk memisah suku kata secara otomatis
dengan tanda hubung saat kata kompleks (terdiri lebih dari dua suku kata)
berada di akhir baris. Kolom yang sempit dan format teks rata kanan-kiri
menyebabkan jarak antar kata kurang ideal. Apalagi didominasi kata kompleks.
Hyphenation menangani perkara ini. Ia akan melakukan idealisasi jarak antar
kata dengan cara memisah partikel kata dengan tanda hubung dan menyisipkan suku
kata setelah tanda hubung ke baris berikutnya secara otomatis, dan
menggabungkannya kembali bila area cukup luas, dalam rangka idealisasi jarak
antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh teks di dokumen, lalu manfaatkan
perintah Hyphenation ini, dan pilih Automatic. Maka Hyphenation akan bekerja
sesuai dengan job description-nya.
J. Icon Perintah di Group Page Background
Perintah-perintah di
group Page Background digunakan untuk mengatur latar belakang halaman file
dokumen yang sedang digarap. Ada tiga menu perintah: (1) Watemark (2) Page
Color, dan (3) Page Borders.
KATA KUNCI
|
Watermark
|
digunakan untuk memberikan efek tanda air di
belakang teks.
|
Page Color
|
digunakan untuk mengatur warna latar halaman.
|
Page Borders
|
digunakan untuk mengatur garis tepi halaman.
|
Watermark atau
tanda air sangat berguna saat suatu dukumen akan dipublikasikan hanya sebagai
contoh dari dokumen aslinya. Agar bisa dibedakan antara dokumen “kelinci
percobaan” tersebut dengan aslinya maka user dapat membubuhi tanda
air berupa tulisan remang-remang di belakang teks. Selain itu, menu perintah
tersebut juga digunakan untuk menghilangkan tanda air yang telah disematkan.
Bahkan, disini user diberi kewenangan untuk mengkustomisasi tanda air di
latarbelakang halaman. Watermark juga berguna untuk memberikan pesan tertentu
di halaman latar.
Page
Color digunakan untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap.
Disini user disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar
dokumen yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk
masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen garapannya
secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen menjadi lebih
berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni. Cuma yang perlu dicatat
bahwa user perlu melakukan sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang
diinginkan. Bila warna teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih
warna background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna
background dengan warna teks harus kontras, namun jangan terlalu norak.
Sedangkan Page
Border digunakan untuk mengatur garis tepi halaman dokumen. garis tepi
dapat berupa garis stamdar maupun dengan kustomisasi yang spesifik. Ini
diperlukan, terutama saat menggarap brosur, piagam, dll. Saat user mengklik
perintah Page Border tersebut maka ia akan masuk ke dialog box yang berisi
pengaturan seputar border halaman.
K. Icon Perintah di Group Paragraph
Menu perintah di Group
Paragraph ini secara umum digunakan untuk pengaturan seputar paragraf teks.
Sedangkan perintah-perintah yang terdapat di group ini: (1) Indent, dan (2)
Spacing.
KATA KUNCI
|
Indent
|
digunakan untuk mengatur batas teks;
|
Spacing
|
digunakan untuk mengatur jarak antar paragraf.
|
1. Indent
Indent digunakan
untuk mengatur batas teks sebelah kanan dan batas teks sebelah kiri. Disini
user disuguhi 2 kotak, yakni Left dan Right. User pasti tahu bahwa Left
digunakan untuk mengatur batas kiri paragraf, dan Right digunakan untuk
mengatur batas kanan paragraf. Sebenarnya User bisa melakukannya di opsi
Margins yang beralamat di group page Setup. Namun tak jarang di tengah garapan
suatu dokumen perlu mengatur Indent kanan atau kiri. Contoh, kalimat kutipan
panjang perlu Indent lebih dalam dibanding paragraf lainnya. Bila dalam hal ini
user mengaturnya di Margins, maka paragraf lain juga berubah posisinya. Dengan
perintah Indent di group Paragraph ini user dapat mengatur secara spesifik
paragraf terpilih apagr indent-nya berbeda dengan paragraf standar lainnya
bawaan pengaturan margins.
2. Spacing
Menu Spacing digunakan
untuk mengatur jarak antar paragraf, baik dengan paragraf sebelumnya (Before)
maupun dengan paragraf sesudahnya (After). User dapat mengatur jarak paragraf
dengan meng-klik panah ke atas dan panah ke bawah di sebelah kanan kotak Before
atau After. Namun demikian, user dapat memberikan pengaturan lanjutan dari
paragraf ini dengan meng-klik panah di sudut kanan-bawah group Paragraph ini.
L. Icon Perintah di Group Arrange
Secara umum,
perintah-perintah di group ini digunakan untuk mengatur: (a ) posisi objek di
antara teks, (2) posisi objek dengan objek lainnya, (3) mengatur aliansi objek
di halaman dokumen.
KATA KUNCI
|
Position
|
digunakan untuk mengatur posisi objek di dalam suatu
halaman
|
Wrap text
|
digunakan untuk mengatur posisi objek dalam
kaitannya dengan paragraf teks
|
Bring Forward
|
digunakan untuk untuk memposisikan suatu objek
dengan objek lainnya
|
Send Backward
|
digunakan untuk mengirim objek terpilih ke belakang
objek lainnya
|
Selection Pane
|
menampilkan panel navigasi objek
|
Align
|
digunakan untuk mengatur posisi objek lepas
|
Group
|
digunakan untuk mengelompokkan beberapa objek
menjadi satu grup
|
Rotate
|
digunakan untuk memutar, dan membalik suatu objek
terpilih
|
1. Position
Position digunakan
untuk mengatur posisi objek di dalam suatu halaman. Disini user disuguhi opsi
yang instan, dimana user hanya perlu menyeleksi objek, masuk ke menu ini, dan
pilih posisi objek yang diinginkan. Dengan ini user dapat langsung menempatkan
objek di tengah halaman, di tepi kanan atau kiri halaman, dll. Disini user
diberi peluang untuk masuk ke pengaturan spesifik dalam hal ini.
2. Wrap Text
Berbeda dengan
perintah Position, Wrap Text digunakan untuk mengatur posisi objek
dalam kaitannya dengan paragraf teks. Dengan perintah ini user memungkinkan
untuk mengatur posisi teks di depan objek, di belakang objek, di penjuru objek,
di atas-bawah objek, dll. Bila user menyisipkan gambar ilustratif di paragraf
terpilih, maka secara default posisi objek akan sejajar dengan baris teks. Bila
diabaikan, hal yang lucu pun terjadi. Disini antara objek dan teks seakan-akan
gajah dan semut berjalan beriringan dan tentunya si gambar akan boros tempat
dan ruang. Disini user dapat memposisikan teks berada di segala penjuru objek
sehingga terkesan rapi dan estetik. Malahan dengan perintah ini user dapat
mengatur sendiri suatu Wrap Point (dengan edit Wrap Point) sehingga
memungkinkan agar tulisan mengikuti lekuk tubuh yang aduhai.
3. Bring Forward
Berbeda dengan Wrap
Text, Bring Forward digunakan untuk untuk memposisikan suatu objek
dengan objek lainnya saja. Secara default, objek yang datang lebih akhir akan
beridiri di depan objek sebelumnya. Pasalnya, bagaimana bila user ingin
memindahkan objek ke depan objek lainnya? Tentu saja icon Bring Forward membantu
perkara ini. Aktifkan objek dimaksud, lalu klik icon Bring Forward ini.
4. Send Backward
Send Backward bekerja
secara kontradiktif dengan Bring Forward. Icon Send Backward digunakan untuk
mengirim objek terpilih ke belakang objek lainnya. Disini cara penggunannya pun
sama dengan Bring Forward. Seleksi objek dimaksud, kemudian klik icon perintah
Send Backward ini, maka objek terpilih akan berada di belakang objek lainnya.
5. Selection Pane
User yang akrab dengan
aplikasi grafis bernama lengkap Adobe Photoshop (PS & son, he he he) tentu
tidak asing lagi dengan icon perintah yang satu ini. Meskipun berbeda nama,
tapi fungsinya mirip dengan aplikasi berbasis bitmap tersebut. Bahasa
inggrisnya, bila di halaman dokumen terdapat sejumlah objek yang berjejal, tentu
user merasa kewalahan untuk mengaktifkan serta mengelola objek yang diinginkan.
Perintah Selection Pane memang dipermak demi menjawab kegalauan ini,
Aktifkan icon Selection pane, akan muncul panel seleksi di kanan jendela.
Dengan panel ini user hanya perlu meg-klik icon gambar tertentu di dalam
Selection pane, dan setiap icon merujuk terhadap objek tertentu di halaman
dokumen. Sehingga pekerjaan mengolah objek menjadi semakin mudah dan gampang,
segampang user memilih objek di panel History dalam Adobe Photoshop.
6. Align
Perintah Align digunakan
untuk mengatur posisi objek lepas. perintah ini tidak akan aktif bila objek
terpilih berada di Wraping “In Line With Text”. User dapat mengatur posisi
objek terpilih sehingga berada di tengah halaman, di bagian tepi, maupun di
bagian lainnya sesuai keinginan. Disini juga disuguhi opsi lanjtan bagi user
yang ingin melakukan property lanjutan dari suatu objek yang dipilihnya.
7. Group
Perintah Group digunakan
untuk mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup. Bila beberapa objek akan
dikelola dengan pengaturan yang sama tentu akan lebih efisien bila user
memanfaatkan fasilitas ini. Sebagai ilustrasi, ada 2 ribu objek yang akan
dikelola seara bersamaan. Bila disini user menggunakan cara konvensional,
mungkin butuh 6 jam untuk memindahkan, memberi warna satu per satu. Dengan
perintah Group, user cukup memilih semua objek dimaksud, meng-klik
perintah group, dan sejanjutnya kelompok objek dapat diaktifkan hanya dengan
sekali klik saja, maka objek dalam satu grup akan aktif semuanya.
8. Rotate
Rotate digunakan
untuk memutar, dan membalik suatu objek terpilih. Bila dalam suatu kasus, user
ingin membuat gambar simetri lipat dari suatu bangun, buat suatu bangun datar,
tekan Ctrl+D, kemudian klik perintah Rotate > Flip Horizontal.
Sekarang user sudah membuat simetri lipat dengan segmen yang benar-benar
sebangun.
Icon perintah yang terdapat di tab References secara umum
digunakan untuk properti seputar rujukan atau referensi yang berkaitan dengan
dunia perbukuan. Sebuah perbukuan yang bahenol perlu dilengkapi dengan atribut
referensi yang lengkap, agar ide yang tertuang di dalamnya semakin gagah
perkasa. Tampaknya tab Reference ini juga kompatibel bagi pengguna dalam
menggarap dokumen yang cukup kompleks. Misalnya proposal, skripsi (dan
saudara-saudaranya). Bagi teman-teman yang merasa calon sarjana mungkin perlu
mengakrabkan diri dengan tab Reference ini sebagai persiapan menyambut tugas
akhir yang sangat dituntut untuk melengkapinya dengan atribut referensi
semisal footnote dan endnote.
Tab References terdiri
dari 6 group: (1) Table of Contens, (2) Footnotes, (3) Citation &
Bibliography, (4) Captions, (5) Index, dan (6) Table of Authorities.
M.Icon Perintah pada Group
Table of Contens
Icon perintah yang
terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3 icon: Table of
Contens, Add Text, dan Update Table.
Menu Table of Contens digunakan untuk pengelolaan daftar isi. Dengan
menu ini user bisa menysipkan daftar isi otomatis pada sebuah halaman dokumen. Bila mode otomatis
yang dipilih, maka fitur ini akan mencari judul dan subjudul secara otomatis
dari file dokumen yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya Anda
perlu memformat heading style atau format judul pada dokumen yang tengah
dikerjakan. Dengan kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan ketika judul atau
subjudul sudah terbentuk, meskipun hanya sebagian saja. Dengan menu ini pula
Anda dengan leluasa dapat mengatur daftar isi yang sudah disisipkan.
Perintah Add
Text digunakan untuk mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai
entri dalam daftar isi yang sudah dibuat. tentu Anda tahu bahwa mesin otomatis
tidak selamanya dapat menjalankan tugas spesifik yang sangat detail. Sehingga
perlu adanya opsi yang memungkinkan user untuk melakukan customisasi bila
nantinya ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tak jarang, di tengah
penulisan, akan membaca sebuah alinea biasa sebagai judul. Di kasus lain, Anda
mungkin menghendaki sebuah judul untuk dimasukkan ke level 2 (subjudul) namun
sistem justru menjadikannya sebagai judul (level 1). Sehingga langkah
kustomisasi tampaknya perlu dilakukan agar hasil pekerjaan sesuai dengan yang
diinginkan. Disinilah fungsi sebenarnya dari perintah ini. Bila diklik, menu
ini akan memunculkan pulldown yang terdiri dari beberapa opsi pendukung sisipan
tersebut. Anda bisa memilih, apakah mau disisipkan sebagai judul (level 1),
atau subjudul (level 2), dll.
Sedangkan
perintah Update Table digunakan untuk memperbarui daftar isi. Adanya
perubahan pada sebuah dokumen, misalnya saat Anda menghapus suatu judul atau
subjudul tidak secara otomatis mempengaruhi status daftar isi. Update Table
berfungsi untuk sinkronisasi antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam
dokumen.
N.Icon Perintah pada Group Footnotes
Umumnya, semua icon
perintah yang terdapat di group Footnotes ini pengelolaan referensi
tulisan. Group ini memiliki flyout di bagian kanan-bawahnya yang berisi
properti lebih detail seputar referensi dokumen. Group ini terdiri dari 4 icon
perintah: (1) Insert Footnote, (2) Insert Endnote, (3) Next Footnote,
dan (4) Show Notes.
Insert Footnote digunakan untuk menyisipkan
catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah halaman atau footer). Suatu
istilah kadang merasa perlu untuk dijelaskan lebih detail untuk memunculkan pemahaman
yang konkrit, namun tidak mungkin dijelasakan dalam paragraf bahasan. Bila
dipaksa akan memutus alur bahasan itu sendiri. Sebagai alternatif, Anda
menyisipkan catatan kaki untuk menjelaskan lebih detail tentang istilah yang
dipakai. Aktifkan kursor di sebelah kanan kata yang dimaksud, lalu klik icon
ini, maka sistem akan membawa kursor ke bagian bawah halaman dan mempersilahkan
Anda menulis catatan kaki.
Berbeda dengan
Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian,
cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda
pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata
tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.
Sedangkan Next
Footnote berfungsi untuk memantau footnote dan endnote. Icon ini
memilikidown arrow. Bila diklik, akan muncul flyout yang berisi menu seputar
pemantauan footnote dan end note yang terdapat di seluruh file dokumen aktif.
Icon Show
Notes digunakan untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun
endnote. Bila Anda mengaktifkan perintah ini, maka sitem akan menampilkan letak
catatan dari halaman dokumen yang sedang aktif. Untuk menonaktifkan tampilan
tersebut, klik sekali lagi icon perintah Show Notes tersebut.
O.Icon Perintah pada Group Citation & Bibliography
Icon perintah yang
terdapat di group Citation & Bibliography digunakan untuk
pengelolaan kutipan dan daftar pustaka. Group ini sangat membantu dalam
pengelolaan daftar kutipan dan daftar pustaka yang sering membingungkan kita
saat menggarap tulisan kompleks. Saat kita berusaha jujur dalam kutipan daftar
pustaka dari buku yang dikutip, malah kita dibuat bingung. “ini ngambil dari
buku mana, waduh saya lupa.” (he he he).
Di kasus lain, seorang
penulis masih perlu mencatat di buku khusus, namun nasib baik lagi tidak
memihak, buku yang tersimpan rapi, ternyata dibawa main sama anak keduanya
(hehehe.. nasib, nasib). Agar kasus ini terantisipasi, dan Anda tidak perlu
lagi selingkuh dengan buku catatan tradisional, group Citation & Bibliography
membantu Anda dalam pengelolaan ini. Group ini terdiri dari 4 icon
perintah: (1) Insert Citation, (2) Manage Source (3) Style, dan (4)
Bibliography.
Insert
Citation digunakan untuk menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor
aktif. Dengan icon ini, Anda tidak melakukan pemformatan secara tradisional.
Tentukan letak kursor, klik icon ini, Anda akan dihadapkan pada sejumlah opsi
untuk keperluan menyisipkan kutipan.
Sedangkan
icon Manage Sources digunakan untuk mengelola seluruh sumber kutipan
yang mungkin sudah disisipkan di semua segmen file dokumen. Klik icon ini, Anda
akan dibawa untuk berkonsentrasi dengan pengaturan semua sumber kutipan yang
disisipkan tersebut.
Menu Style berfungsi
untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan. Anda tidak perlu membuat
sendiri bentuk daftar pustaka yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format
daftar pustaka disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka
yang resmi.
Menu Bibliography
digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif. Seperti
yang telah dijelaskan di atas, daftar pustaka sangat berkaitan dengan bahan
kutipan yang telah disisipkan. Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan
kutipan langsung, Anda tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar
tidak perlu lagi mencatat di buku tradisional.
P.Icon Perintah pada Group Captions
Group Captions secara
umum digunakan untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang
terdapat dalam dokumen. terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Caption,
(2) Insert Table of Figures, (3) Update Table, dan (4) Cross-reference.
Insert Caption digunakan untuk membubuhkan
keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan. Memang kita
akui bahwa gambar cukup membantu memperjelas suatu bahasan. Namun gambar
tersebut juga perlu diarahkan dengan sedikit keterangan seputar gambar
tersebut. Bila tidak, mungkin ada sedikit pergeseran pemahaman tentang gambar
ilustrasi tersebut. Bila dalam ilustrasi terapat cewek cantik, mungkin pembaca
justru terpaku dengan wajah cewek itu (termasuk saya, heheh). Mungkin tidak
demikian bila kita membubuhkan keterangan mengenai gambar itu.
Sedangkan
icon Insert Table of Figures digunakan untuk menyisipkan daftar isi
gambar yang disisipkan ke dalam dokumen. Umumnya dalam perbukuan merasa perlu
untuk melakukan katalog mengenai gambar-gambar yang terdapat di buku, untuk
memudahkan pembaca dalam menavigasi seluruh gambar yang ada di sebuah buku.
Icon Insert Table of Figures digunakan untuk melakukan urusan tersebut. Sehingga
dengan mudah dapat membuat katalog gambar deskripsi di sebuah buku.
Icon Update
Table digunakan untuk melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar.
Perubahan di segmen gambar tidak serta-merta langsung mengubah katalog yang
sudah dimasukkan sebelumnya. Misal, kita menambah atau menghaps suatu gambar
ilustrasi. Kasus lain, nomor katalog gambar mungkin amburadul saat menyisipkan
gambar baru diantara gambar lainnya. Dengan icon Update Table tersebut, sistem
akan mengurutkan nomor katalog gambar tersebut.
Icon
perintah Cross-reference berfungsi untuk menyisipkan referensi
silang. Tak jarang pengulangan istilah di halaman lain juga perlu dijelaskan
kembali di catatan kaki. Namun bagaimana bila hal itu harus diulang 100 kali?
Disinilah fungsi sebenarnya dari icon Cross-reference tersebut. Anda bisa
merujukkannya ke footnote atau endnote di halaman lainnya.
Q.Icon Perintah pada Group Index
Group Index secara
umum berfungsi untuk pengelolaan daftar kata yang dibahas di buku. Group ini
terdiri dari 3 icon perintah: (1) Mark Entry, (2) Insert Index,
dan (3) Update Index.
Mark
Entry digunakan untuk menandai masukan baru dalam dokumen. Saat mengedit
tulisan mungkin dihadapkan pada situasi dimana Anda merasa perlu membedakan
antara kata masukan yang baru dengan yang lama. Icon perintah Mark Entry akan
membantu Anda dalam pengelolaan seputar masukan baru dalam sebuah dokumen.
Dengan icon ini, entri kata yang baru akan ditandai dengan warna tertentu
sehingga dengan mudah Anda bisa membedakan antara masukan kata yang sebelumnya
dengan entri kata yang terbaru.
Sedangkan
icon Insert index digunakan untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke
dalam dokumen. Indeks menggambarkan kata atau istilah yang dibahas di dalam
tulisan Anda. Dengan indeks, pembaca akan memiliki navigasi untuk mengenal
sepintas tentang perbendaharaan sebuah buku. Icon Index membantu Anda dalam
pengelolaan indeks di dokumen garapan Anda.
Update Index digunakan
untuk memperbarui daftar indeks terkini. Saat Anda menambahkan kalimat baru di
suatu bahasan, mungkin akan menggeser halaman yang sebelumnya sudah terdaftar
dalam indeks sehingga daftar nomor halaman yang sudah terindeks tidak akurat
lagi dengan kondisi terbaru dari dokumen Anda. Gunakan icon update Index
tersebut untuk memperbarui daftar di indeks sesuai dengan kondisi terkini di
dokumen Anda.
KD. 5.1
Membuat dokumen pengolah kata dengan variasi tabel,
grafik, gambar, dan diagram
|
1. Cara Membuat Tabel Dan Di Variasikan
Cara
membuat tabel pada program microsoft word sangat mudah sekali, tapi bagi yang
belum tahu caranya, membuat tabel mungkin bisa dibilang sangat susah. bagi kamu
yang belum bisa membuat tabel tidak usah bingung, ikuti saja panduan di bawah
ini :
1.
Buka dulu program microsoft word pada komputer kamu.
2. Kemudian klik Menu Table – insert – Table . . . seperti di gambar di bawah ini :

2. Kemudian klik Menu Table – insert – Table . . . seperti di gambar di bawah ini :

Number
of column adalah untuk menentukan jumlah kolom, sedangkan untuk number of row
adalah untuk menentukan jumlah baris, masukkan angka sesuai dengan kebutuhanmu.
contoh
di atas adalah dengan jumlah sebanyak 5 kolom dan 10 baris, setelah memaskkan
angkanya. klik OK. maka tabel akan muncul seperti dibawah ini :
setiap
kali membuat tabel, bentuk tabel akan rata memenuhi jendela microsoft word,
untuk mengecilkan dan melebarkan kolom tabel caranya adalah dengan mengarahkan
mouse pointer kamu pada garis kolom yang ingin kamu geser, arahkan mouse
pointer hingga berubah menjadi panah dengan dua arah kanan kiri. klik dan tahap
pada garis kolom, kemudian tarik ke kanan atau ke kiri sesuai dengan
kebutuhanmu. agar lebih jelas perhatikan gambar di bawah ini :


Merge
Cells
menu
merge cells (atau menggabungkan cells) bisa digunakan jika kamu ingin membuat
tabel yang berbentuk seperti ini

contoh
tabel di atas adalah menggunakan merge cells, yaitu menggabungkan kolom atau
baris menjadi satu,
caranya adalah :
1. siapkan tabel kerja kamu
caranya adalah :
1. siapkan tabel kerja kamu
2.
blokpada kolom atau baris yang ingin kamu gabungkan, (cara mengeblok adalah
dengan klik dan tahan mouse pointer pada salah satu kolom atau baris kemudian
geser mouse pointer ke arah kolom lain ) misalnya seperti gambar di bawah ini


3.
Kemudian setelah diblok, klik menu Table, Merge Cells


4.
Maka hasilnya adalah seperti ini


langkah
di atas adalah untuk menggabungkan dua baris menjadi satu, untuk menggabungkan
kolom pun juga sama, kamu tinggal menge blog kolomnya dan kemudian pilih menu
merge cells seperti contoh diatas.
2. Cara Membuat Grafik
a.
Jalankan aplikasi Microsoft Office → Microsoft Word.
b. Pilih Insert → Chart kemudian pilih Chart yang diinginkan, seperti di bawah
ini:


Kemudian tekan OK, sehingga akan muncul dua jendela seperti di bawah ini:
Jendela 1 adalah Jendela Word 2007 dan
Jendela 2 adalah Jendela Excel 2007
c.
Untuk melakukan perubahan pada grafik, ubahlah data yang sudah ada pada
jendela Excel. Grafik akan berubah mengikuti data yang dimasukkan ke dalam
Excel.


d. Untuk merubah category menjadi bulan atau tahun, kembali ke jendela Excel
hapus tulisan category dan ganti menjadi bulan
atau tahun yang diinginkan.


e.
Untuk merubah keterangan dari grafik, kembali ke jendela Excel dan hapus
tulisan series, ganti keterangan
sesuai yang dibutuhkan.


3.Cara Memasukan Gambar
Gambar sangat penting
artinya bagi sebuah dokumen. Sebuah gambar dapat menjelaskan dan mengandung
beribu kata. Microsoft Word juga memberikan fasilitas penyisipian gambar di
dalam dokumen. Untuk menyisipkan gambar dalam dokumen di microsoft word 2007
anda dapat menggunakan cara berikut.
1.
Klik menu ribbon Insert
2.
Lalu klik tombol picture
Bila microsoft word anda kompatibel dengan versi Microsoft Word 2003, maka kedua langkah di atas akan memiliki shortcut ALT+I, P, F, sedangkan untuk word 2007 / 2010 tekan tombol ALT, N, P
Bila microsoft word anda kompatibel dengan versi Microsoft Word 2003, maka kedua langkah di atas akan memiliki shortcut ALT+I, P, F, sedangkan untuk word 2007 / 2010 tekan tombol ALT, N, P
3.
Selanjutnya anda akan diberikan sebuah
dialog untuk memilih file gambar yang bisa memunculkan preview gambar.

4.
Pilihlah file gambar yang ingin anda
masukkan lalu klik Insert. Misalkan kita memilih gambar koala dan langsung klik
tombol Insert. Gambar langsung dimasukan dalam dokumen anda. Anda
juga bisa langsung menyisipkan gambar dengan klik ganda (doublke click) pada
gambar tersebut.
5.
Gambar yang disisipkan dalam dokumen
masih sesuai dengan ukuran aslinya. Bila gambar tersebut terlalu besar, maka
akan dibatasi sampai ukuran margin kiri dan kanan.
6.
Bila anda merasa gambar terlalu besar
atau terlalu kecil, anda dapat merubah ukurannya dengan melakukan drag pada
salah satu dari empat sudut yang ada. Hal ini untuk menjaga aspect ratio, agar
tampilan gambar tetap sama hanya lebih kecil / lebih besar.

2.Menggunakan
perangkat lunak pengolah angka untuk menghasilkan informasi.
|
KD. 2.1
Menggunakan menu dan ikon yang terdapat dalam
perangkat lunak
pengolah angka
|
Menu dan Ikon Microsoft Excel 2007
Menu
dan Ikon Microsoft Excel 2007- Menu dan Ikon Microsoft Excel 2007 ditampilkan dalam bentuk Ribbon. Ribbon (pita) adalah kontrol baru yang mengganti penggunaan
menu dan toolbar pada MS Excel versi terdahulu. Kenapa disebut ribbon (pita), karena bentuknya menyerupai pita yang
terpasang dari kiri ke kanan menyerupai pita yang terpasang pada mesin tik atau
printer dot matrik. Di dalam ribbon ini
disediakan tool-tool (tombol-tombol) untuk mempermudah Anda menggunakan
program aplikasi. Tombol-tombol pada ribbondikelompokkan
menjadi beberapa grup tertentu, kemudian di organisasi menjadi beberapa
halaman tab
ribbon.

Gambar 5.3 Ribbon pada MS Excel 2007
Secara default, ribbon menampilkan tujuh halaman tab.
Berikut ini penjelasan setiap tabtersebut.
a. Fungsi Menu dan Ikon tab Home
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk melakukan pengeditan terhadap dokumen yang sedang Anda kerjakan. Untuk dapat mengakses halaman ribbon Home, Anda dapat melakukan dengan mengklik tab Home. Anda juga dapat menggunakan keyboarddengan menekan tombol Alt + H. Langkah ini akan menampilkan kotak-kotak kecil bertuliskan huruf akses cepat bagi setiap perintah pada tab Home. Tekan tombol Alt kembali untuk menonaktifkan huruf akses.
a. Fungsi Menu dan Ikon tab Home
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk melakukan pengeditan terhadap dokumen yang sedang Anda kerjakan. Untuk dapat mengakses halaman ribbon Home, Anda dapat melakukan dengan mengklik tab Home. Anda juga dapat menggunakan keyboarddengan menekan tombol Alt + H. Langkah ini akan menampilkan kotak-kotak kecil bertuliskan huruf akses cepat bagi setiap perintah pada tab Home. Tekan tombol Alt kembali untuk menonaktifkan huruf akses.

Gambar
5.4 Tampilan tab Home
Tabel
5.1 Fungsi Menu dan Ikon Tab Home.
Menu Tab Home
|
|
Kelompok
Clipboard
|
|
Paste
|
Menempelkan hasil perintah cut/copy yang ada
di clipboard
|
Cut
|
Memindahkan bagian yang ditandai ke clipboard
|
Copy
|
Menyalin ke clipboard
|
Format
Painter
|
Melakukan copy format
|
Kelompok Font
|
|
Font
Selection
|
Mengganti jenis huruf
|
Font Size
|
Mengatur ukuran huruf
|
Increase/Decrease
Font
|
Menaikkan dan menurunkan ukuran font satu tingkat
|
Bold, Italic,
Underline
|
Menebalkan, memiringkan, menggarisbawahi teks
|
Border
|
Membuat garis bingkai sel
|
Fill
|
Mewarnai sel
|
Color
|
Mewarnai huruf
|
Kelompok
Aligment
|
|
Vertical Alignment
|
Mengatur posisi teks secara vertikal pada sel.
Atas, tengan, dan bawah |
Perataan teks
|
Mengatur perataan teks, kiri, tengah, dan kanan
|
Indent
|
Menambah dan mengurangi inden teks
|
Teks
Orientation
|
Mengubah kemiringan teks
|
Merge Cell
|
Menggabungkan sel
|
Page Break
|
Mengatur pemisah halaman
|
Kelompok
Number
|
|
Format Cell
|
Pengaturan jenis penulisan angka
|
Currency
|
Format angka untuk mata uang
|
Persen
|
Format angka persen
|
Comma
|
Mengubah nilai koma ribuan
|
Increase/Decrease
Decimal
|
Menambah dan mengurangi nilai desimal
|
Kelompok
Style
|
|
Conditional
Formatting
|
Melakukan format terkondisi
|
Format as
Table
|
Membuat format tabel cepat
|
Cell Styles
|
Membuat format sel secara cepat
|
Kelompok
Cells
|
|
Insert
|
Memasukkan sel baru
|
Delete
|
Menghapus sel
|
Format
|
Melakukan format sel
|
Kelompok
Editing
|
|
Sum
|
Melakukan penghitungan
|
Fill
|
Membuat pola angka secara kontinu
|
Clear
|
Menghapus semuanya dari sel, nilai, hingga format
|
Sort &
Filter
|
Mengatur data agar mudah dianalisis
|
Find &
Select
|
Mencari dan menyeleksi teks dalam lembar kerja
|
b. Fungsi Menu dan Ikon tab Insert
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk menyisipkan objek-objek ke dalam naskah, seperti Picture (gambar), Clip Art (seni klip), Chart (grafik/diagram), dan Tabel.
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk menyisipkan objek-objek ke dalam naskah, seperti Picture (gambar), Clip Art (seni klip), Chart (grafik/diagram), dan Tabel.

Gambar
5.5 Tampilan tab Insert
Tabel
5.2 Fungsi Menu dan Ikon Tab Insert.
Menu Tab
Insert
|
|
Kelompok
Tables
|
|
Pivot Table
|
Memasukkan tabel pivot
|
Table
|
Memasukkan tabe
|
Kelompok
Ilustrations
|
|
Picture
|
Menambahkan gambar pada worksheet
|
Clip Art
|
Menambahkan gambar clipart pada worksheet
|
Shapes
|
Menambahkan gambar bentuk tertentu
|
Smart Art
|
Memasukkan objek smartart
|
Kelompok
Chart
|
|
Coloumn
|
Memasukkan grafik kolom
|
Line
|
Memasukkan grafik garis
|
Pie
|
Memasukkan grafik pie
|
Bar
|
Memasukkan grafik batang
|
Scatter
|
Memasukkan grafik distribus
|
Other Chart
|
Memasukkan grafik lainnya
|
Kelompok Link
|
|
Hyperlink
|
Memasukkan hyperlink pada worksheet
|
Kelompok Text
|
|
Textbox
|
Memasukkan kotak teks
|
Header &
Footer
|
Memasukkan header dan footer
|
WordArt
|
Memasukkan teks dekoratif
|
Signature
Line
|
Memasukkan garis tanda tangan
|
Object
|
Memasukkan objek
|
Symbol
|
Memasukkan simbol
|
e. Fungsi
Menu dan Ikon tab Page Layout
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk mengatur tampilan kertas dari naskah yang sedang dikerjakan, seperti mengatur Margins (batas awal dan batas akhir pencetakan kertas), Orientation (posisi pencetakan kertas, tegak atau mendatar), Size (ukuran kertas yang akan digunakan), Columns (tampilan bentuk kolom), dan sebagainya.
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk mengatur tampilan kertas dari naskah yang sedang dikerjakan, seperti mengatur Margins (batas awal dan batas akhir pencetakan kertas), Orientation (posisi pencetakan kertas, tegak atau mendatar), Size (ukuran kertas yang akan digunakan), Columns (tampilan bentuk kolom), dan sebagainya.

Gambar
5.6 Tampilan tab Layout
Tabel
5.3 Fungsi Menu dan Ikon Tab Page Layout.
Tab Page
Layout
|
|
Kelompok
Themes
|
|
Theme
|
Mengubah tema tampilan excel
|
Color
|
Mengubah warna tema
|
Font
|
Mengubah jenis font tema
|
Effect
|
Mengubah efek tema
|
Kelompok Page
Setup
|
|
Margin
|
Mengubah margin halaman
|
Orientation
|
Mengubah orientasi halaman
|
Size
|
Mengubah ukuran kertas
|
Print Area
|
Menentukan area tertentu untuk proses cetak
|
Breaks
|
Menentukan pemisah halaman
|
Background
|
Menentukan gambar untuk latar
|
Print Title
|
Menentukan baris atau kolom yang dicetak pada setiap
halaman
|
Kelompok
Scale to Fit
|
|
Width
|
Menentukan lebar hasil cetak agar sesuai banyaknya
kertas
|
Height
|
Menentukan tinggi hasil cetak agar sesuai banyaknya
kertas
|
Scale
|
Memperbesar atau memperkecil hasil cetak sesuai
persentase Ukuran |
Kelompok
Sheet Option
|
|
Gridlines
|
Mengatur tampilan garis grid di layar dan
di hasil cetakan
|
Heading
|
Mengatur tampilan header di layar dan
di hasil cetakan
|
Kelompok
Arrange
|
|
Bring to
Front
|
Objek ke depan
|
Send to Back
|
Objek ke belakang
|
Selection
Pane
|
Memperlihatkan panel seleksi objek
|
Align
|
Meluruskan objek
|
Group
|
Mengelompokkan objek
|
Rotate
|
Melakukan rotasi objek
|
d. Fungsi
Menu dan Ikon tab Formula
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk mengolah dokumen dengan formula-formula yang telah disediakan oleh Microsoft Excel.
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk mengolah dokumen dengan formula-formula yang telah disediakan oleh Microsoft Excel.

Gambar 5.7 Tampilan tab Formula
Tabel
5.4 Fungsi Menu dan Ikon Tab Formula.
Tab Formula
|
|
Kelompok Function Library
|
|
Insert
Function
|
Memasukkan fungsi formula
|
Autosum
|
Melakukan penghitungan cepat
|
Recently Used
|
Memasukkan fungsi yang pernah digunakan
|
Financial
|
Memasukkan fungsi keuangan
|
Logical
|
Memasukkan fungsi logik
|
Text
|
Memasukkan fungsi teks
|
Date &
Time
|
Memasukkan fungsi waktu
|
Lookup &
Reference
|
Memasukkan fungsi lookup dan referensi
|
More Function
|
Memasukkan fungsi lainnya
|
Kelompok
Defined Name
|
|
Name Manager
|
Membuat, mengubah, dan mencari nama yang digunakan
dalam workbook |
Define Name
|
Memberikan nama bagi sel
|
Use in
Formula
|
Memilih nama yang digunakan pada workbook dan
menggunakannya pada formula |
Create From
Selection
|
Membuat nama sel secara otomatis
|
Kelompok
Formula Auditing
|
|
Trace
Precedent
|
Memperlihatkan panah pada sel lain yang memengaruhi
nilaisel ini
|
Trace
Dependent
|
Memperlihatkan panah pada sel lain yang dipengaruhi
nilaisel ini
|
Remove Arrows
|
Menghilangkan panas yang dibuat oleh tracer
|
Show Formulas
|
Memperlihatkan formula setiap sel
|
Error
Checking
|
Memeriksa formula yang salah
|
Evaluate
Formula
|
Memperlihatkan kotak dialog evaluasi formula
|
Watch Window
|
Mengawasi nilai beberapa sel saat dilakukan
perubahan
pada lembar kerja |
Kelompok
Calculation
|
|
Calculation
|
Menentukan kapan kalkulasi dilakukan
|
Calculate Now
|
Melakukan kalkuasi semua workbook sekarang
|
Calculate
Sheet
|
Melakukan kalkulasi sheet sekarang
|
e. Fungsi
Menu dan Ikon tab Data
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk pengolahan data, seperti mengkoneksikan dengan file-file database lain, memfilter data, mengurutkan data (sorting) dan sebagainya.
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk pengolahan data, seperti mengkoneksikan dengan file-file database lain, memfilter data, mengurutkan data (sorting) dan sebagainya.

Gambar
5.8 Tampilan tab Data
Tabel
5.5 Fungsi Menu dan Ikon Tab Data.
Tab Data
|
|
Kelompok Get
External Data
|
|
From Access
|
Memasukkan data dariMS Access
|
From Web
|
Memasukkan data dari web
|
From Text
|
Memasukkan data dari teks
|
From Other
Sources
|
Memasukkan data dari sumber lain
|
Existing
Connection
|
Memasukkan data dari sumber yang pernah digunakan
|
Kelompok
Connections
|
|
Refresh All
|
Menyegarkan kembali data yang diambil dari sumber
|
Connection
|
Memperlihatkan semua koneksi data pada workbook
|
Properties
|
Melakukan spesifikasi koneksi data pada workbook
|
Edit Link
|
Mengatur koneksi data dari file lain
|
Kelompok Sort
& Filter
|
|
Sort A to Z
|
Mengurutkan data dari yang terkecil ke terbesar
|
Sort Z to A
|
Mengurutkan data dari yang terbesar ke terkecil
|
Sort
|
Memunculkan kotak dialog pengurutan
|
Filter
|
Melakukan penyaringan terhadap sel
|
Clear
|
Menghapus penyaringan pada sel
|
Reapply
|
Melakukan kembali penyaringan
|
Advanced
|
Melakukan penyaringan spesifik
|
Kelompok Data
Tools
|
|
Text to
Coloumn
|
Memisahkan isi sel menjadi beberapa kolom
|
Remove
Duplicates
|
Menghilangkan baris terduplikasi
|
Data
Validation
|
Mencegah data yang tidak valid masuk ke sel
|
Consolidation
|
Menyatukan nilai beberapa range ke dalam
satu range
|
What-If
Analysis
|
Mencoba beberapa nilai pada formula
|
Kelompok
Outline
|
|
Group
|
Mengelompokkan baris sel sehingga mereka dapat
memendekdan memanjang |
Ungroup
|
Memisahkan sel yang mengelompok
|
Subtotal
|
Menghitung total beberapa baris data yang
berhubungan
|
f. Fungsi
Menu dan Ikon tab Review
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk review (kaji ulang) naskah. Seperti mengecek ejaan, mengubah bahasa, translasi bahasa, menyematkan komentar, dan sebagainya.
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk review (kaji ulang) naskah. Seperti mengecek ejaan, mengubah bahasa, translasi bahasa, menyematkan komentar, dan sebagainya.
Tabel
5.6 Fungsi Menu dan Ikon Tab Review.
Tab Review
|
|
Kelompok
Proofing
|
|
Spelling
|
Memeriksa ejaan teks
|
Research
|
Membuka panel penelitian referensi
|
Thesaurus
|
Saran kata yang sepadan
|
Translate
|
Menerjemahkan kata ke bahasa lain
|
Kelompok
Comments
|
|
Comment
|
Memasukkan komentar baru
|
Delete
|
Menghapus komentar
|
Previous
|
Memperlihatkan komentar sebelumnya
|
Next
|
Memperlihatkan komentar selanjutnya
|
Show/Hide
Comment
|
Memperlihatkan atau menyembunyikan komentar
|
Show All
Comments
|
Perlihatkan semua komentar
|
Show Ink
|
Memperlihatkan keterangan tinta pada lembar kerja
|
Kelompok
Changes
|
|
Protect Sheet
|
Melindungi lembar kerja
|
Protect
Workbook
|
Melindungi buku kerja
|
Share
Workbook
|
Berbagi buku kerja
|
Protect and
Share Workbook
|
Melindungi dan berbagi buku kerja
|
Allow Users
to Edit Ranges
|
Memperbolehkan pengguna mengubah data
|
Track Changes
|
Menelusuri perubahan yang terjadi pada dokumen
|
g. Fungsi
Menu dan Ikon tab View
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk mengatur tampilan dari aplikasi, seperti menentukan bentuk tampilan halaman, pengaturan perbesaran (zoom) tampilan, membuat macro, mengatur jendela-jendela yang ditampilkan, dan sebagainya.
Halaman pada ribbon ini berisi tombol-tombol untuk mengatur tampilan dari aplikasi, seperti menentukan bentuk tampilan halaman, pengaturan perbesaran (zoom) tampilan, membuat macro, mengatur jendela-jendela yang ditampilkan, dan sebagainya.
Tabel
5.7 Fungsi Menu dan Ikon Tab View.Ga
Tab View
|
|
Kelompok
Workbook Views
|
|
Normal
|
Melihat dokumen secara normal
|
Page Layout
|
Melihat dokumen sesuai hasil cetak
|
Page Break
Preview
|
Melihat tampilan dokumen beserta pemotongan
setiaphalaman
|
Custom Views
|
Menyimpan seting tampilan dan hasil cetak
|
Full Screen
|
Melihat dokumen dalam mode layar penuh
|
Kelompok
Show/Hide
|
|
Ruler,
Gridlines, Message Bar,
Formula Bar, Heading |
Memperlihatkan penggaris, garis kisi, batang
pesan,batang
formula, dan heading |
Kelompok Zoom
|
|
Zoom
|
Memperbesar tampilan
|
100%
|
Besar tampilan 100%
|
Zoom to
Selection
|
Memperbesar tampilan sesuai bidang seleksi
|
Kelompok
Window
|
|
New Window
|
Membuka jendela baru yang memperlihatkan
dokumenTersebut
|
Arrange All
|
Mengatur semua jendela program sejajar berdampingan
|
Freeze Pane
|
Membuat sebagian lembar kerja terlihat dan
lainnyaMenggulung
|
Split
|
Membagi jendela menjadi beberapa penel yang
memperlihatkanlembar kerja Anda |
Hide
|
Menyembunyikan jendela terseleksi
|
Unhide
|
Memunculkan jendela tersembunyi
|
View Side by
Side
|
Memperlihatkan jendela berdampingan
|
Synchronous
Scrolling
|
Membuat dua jendela menggulung bersamaan
|
Reset Window
Position
|
Menset ulang posisi jendela berdampingan
|
Save Wokspace
|
Menyimpan pengaturan tampilan jendela sehinggadapat
dibuka kembali dengan tampilan yang sama |
Switch
Windows
|
Berganti jendela yang aktif
|
Kelompok
Macros
|
|
View Macros
|
Memperlihatkan macro dokumen
|






















0 komentar:
Posting Komentar